Let’s Dance

Saya sedikit berbagi cerita tentang seseorang yang berniat bunuh diri. Jadi ada sesorang pelukis, karena kecelakan motor, dokter harus mengamputasi lengan kanannya – lengan yang ia pakai untuk melukis. Akibatnya ia tidak bisa melakukan hal yang paling ia cintai di dunia.

Segera setelah ia keluar dari rumah sakit, ia memanjat gedung tinggi, berdiri dipinggir puncak gedung itu. Ketika hendak melompat, ia melihat ada orang berjalan dibawah, pria tanpa lengan sama sekali, sedang menari diteras depan gedung itu. Ia ter-nganga melihat pemandangan yang tak disangka-sangka itu. Ia berpikir, “Ya Tuhan! Aku baru kehilangan satu lengan saja, sedangkan ada orang tanpa lengan sama sekali, dan ia menari penuh sukacita! Apaan sih yang kulakukan sampai ingin bunuh diri segala?”

Ia membatalkan niatnya, memutuskan untuk tetap hidup. Namun ia ingin tahu rahasia orang yang tak punya lengan ini, bagaimana ia bisa menari-nari sebegitu bahagianya! Lalu ia lari turun hingga ke teras, berhasil menyusul pria itu, “Pak! Anda telah menyelamatkan nyawa saya! Saya baru kehilangan lengan dan hampir saja bunuh diri. Anda selamatkan saya ketika saya melihat Anda, tak punya lengan, menari gembira di jalan. Kok Anda bisa begitu? Beritahu saya!”

Pria tanpa lengan itu berkata, “Pak! Saya tidak menari gembira. Saya Cuma ingin menggaruk pantat saya.”

7f0

Good People write good comments ..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s